ETLE Handheld Polres Parepare Unggul, Validasi Tertinggi di Jajaran Polda Sulsel

oleh -8 views

Parepare — ETLE Handheld Polres Parepare berhasil meraih peringkat pertama dalam tingkat validasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld tertinggi di jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk keberhasilan Sat Lantas Polres Parepare dalam mengoptimalkan penerapan tilang elektronik berbasis perangkat genggam untuk mendukung proses penegakan hukum lalu lintas yang lebih modern dan terukur.

Penghargaan atas capaian tersebut diserahkan langsung oleh Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., M.Han., kepada Kasat Lantas Polres Parepare AKP Muhammad Rusdi, S.H., M.H.

Prestasi itu mendapat apresiasi dari Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel Sat Lantas yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, serta kerja keras dalam mengoptimalkan penggunaan ETLE Handheld.

“Rasa bangga dan terima kasih kepada Kasat Lantas beserta jajaran yang telah menunjukkan kinerja profesional serta responsif terhadap digitalisasi sistem penegakan hukum lalu lintas,” ujar Kapolres Parepare.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan peringkat yang diraih, tetapi juga menunjukkan proses kerja personel dalam mengelola data pelanggaran lalu lintas melalui perangkat elektronik.

Validasi data menjadi salah satu bagian penting dalam penerapan ETLE Handheld, karena setiap pelanggaran yang diproses membutuhkan ketelitian dan akurasi agar penegakan hukum berjalan sesuai prosedur.

Kapolres Parepare menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa personel di lapangan mampu menjalankan tugas secara teliti, akurat, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Keberhasilan validasi yang tinggi ini berdampak langsung pada efektivitas penegakan disiplin berkendara di wilayah hukum Kota Parepare, sekaligus menekan angka pelanggaran di jalan raya,” jelasnya.

Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum

Penerapan ETLE Handheld Polres Parepare juga menjadi bagian dari upaya kepolisian mengikuti perkembangan teknologi dalam pelayanan publik. Sistem berbasis elektronik memungkinkan proses penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan dengan dukungan teknologi digital.

Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mendorong proses penegakan hukum yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, pemanfaatan perangkat elektronik juga mendukung pencatatan data pelanggaran secara lebih terstruktur.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Bagi Sat Lantas Polres Parepare, capaian tingkat validasi tertinggi di jajaran Ditlantas Polda Sulsel menjadi dorongan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.

“Prestasi ini bukan sekadar angka atau peringkat semata, melainkan wujud nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menegakkan aturan berlalu lintas secara modern, transparan, dan berkeadilan. Pertahankan dan terus tingkatkan kinerja ini,” tegasnya.

Diharapkan Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian administratif maupun penghargaan. Lebih jauh, penerapan tilang elektronik melalui ETLE Handheld diharapkan memberikan dampak terhadap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. Masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mematuhi ketentuan saat menggunakan kendaraan di jalan raya.

Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dalam penindakan pelanggaran lalu lintas tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi. Sistem tersebut juga diharapkan mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib.

Polres Parepare berharap capaian peringkat pertama validasi ETLE Handheld di jajaran Ditlantas Polda Sulsel dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum lalu lintas.

Di sisi lain, peningkatan kedisiplinan pengguna jalan menjadi salah satu tujuan penting dalam penerapan sistem penegakan hukum berbasis teknologi. Kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas diharapkan semakin tumbuh seiring dengan konsistensi pengawasan dan penindakan.

Capaian Sat Lantas Polres Parepare tersebut sekaligus memperlihatkan peran teknologi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Validasi ETLE Handheld yang tinggi menjadi indikator kinerja dalam pengelolaan proses penindakan pelanggaran secara digital.

Ke depan, konsistensi penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Parepare.

Dengan prestasi tersebut, jajaran Polres Parepare diharapkan terus menjaga kualitas kinerja, ketelitian dalam proses validasi, serta kepatuhan terhadap SOP. Upaya itu menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan teknologi sekaligus kebutuhan masyarakat akan penegakan hukum lalu lintas yang transparan dan akuntabel.

(MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *